Lewati ke konten

Visi & Misi Booku

Halaman ini memuat visi, misi, dan nilai-nilai yang menjadi arah sekaligus landasan dalam setiap keputusan pengembangan Booku.


1. Visi

“Menjadikan laporan keuangan yang akurat dan patuh pajak sebagai sesuatu yang dapat dicapai oleh setiap perusahaan Indonesia — tanpa harus menjadi ahli akuntansi terlebih dahulu.”

Booku berangkat dari keyakinan bahwa kesulitan menyusun laporan keuangan bukan terletak pada ketidakmampuan pelaku usaha, melainkan pada alat yang belum berpihak kepada mereka. Selama ini, akurasi dan kepatuhan sering menjadi hak istimewa perusahaan yang mampu menyewa tenaga ahli. Booku hadir untuk mengubah keadaan itu.


2. Misi

Untuk mewujudkan visi tersebut, Booku menjalankan enam misi berikut:

2.1 Menyatukan Seluruh Kebutuhan Pelaporan dalam Satu Aplikasi

Pembukuan, perpajakan Indonesia, multicurrency, buku pengawasan, dan pelaporan keuangan berada dalam satu aplikasi yang terintegrasi. Tidak ada lagi keharusan berpindah-pindah antar software, memindahkan data secara manual, atau menanggung risiko ketidaksesuaian angka antar sistem.

2.2 Mengambil Alih Pekerjaan Berulang Lewat Otomatisasi

Penjurnalan, perhitungan pajak, konversi kurs, penyusutan, amortisasi, dan penomoran dokumen dikerjakan oleh sistem. Waktu dan energi pemakai dialihkan kepada hal yang benar-benar membutuhkan pertimbangan manusia — bukan kepada pekerjaan yang bisa dikerjakan mesin.

2.3 Menjaga Kepatuhan Perpajakan Indonesia Sejak dari Dalam

Aturan perpajakan Indonesia tertanam langsung di dalam alur kerja aplikasi, bukan sebagai tambahan yang menyusul kemudian. Kepatuhan bukan pekerjaan terpisah di akhir periode, melainkan hasil sampingan yang wajar dari pencatatan yang benar sejak awal.

2.4 Merancang dari Pengalaman Lapangan, Bukan dari Asumsi

Setiap alur kerja lahir dari persoalan nyata yang pernah dihadapi dalam mengelola laporan keuangan perusahaan sungguhan. Yang dipakai bukan sekadar yang benar di atas kertas, melainkan yang benar sekaligus dapat dijalankan oleh staf accounting sehari-hari — tanpa pernah keluar dari kaidah akuntansi dan perpajakan.

2.5 Memberi Kebebasan Memilih Cara Pemakaian

Booku dapat dipakai secara lokal di kantor maupun melalui peramban dari mana saja, dengan kemampuan yang setara. Perusahaan memilih yang sesuai dengan kebutuhan dan kesiapannya, bukan menyesuaikan diri dengan keterbatasan aplikasi.

2.6 Menanggung Kerumitan agar Pemakai Tidak Perlu Menanggungnya

Kerumitan akuntansi dan perpajakan diserap ke dalam sistem. Yang tersisa di hadapan pemakai adalah tampilan yang sederhana dan hasil yang dapat dipercaya — tanpa perlu memahami bagaimana sistem bekerja di baliknya.


3. Nilai-Nilai yang Dipegang

NilaiWujud Nyatanya
Akurasi di Atas SegalanyaAngka yang keliru lebih berbahaya daripada tidak ada angka sama sekali. Kondisi keuangan harus dapat dilihat secara akurat kapan pun, tanpa menunggu proses apa pun dijalankan lebih dulu.
Kejujuran DataSistem menampilkan keadaan sebagaimana adanya — termasuk ketika ada selisih atau ketidaksesuaian. Selisih ditampilkan, bukan disembunyikan.
Kesederhanaan bagi PemakaiKerumitan ditanggung oleh sistem, bukan oleh pemakai. Setiap tambahan langkah yang dibebankan kepada pemakai harus benar-benar dapat dipertanggungjawabkan.
Berpijak pada KenyataanKeputusan diambil berdasarkan persoalan yang benar-benar terjadi di lapangan, bukan berdasarkan dugaan tentang apa yang mungkin dibutuhkan.
Menghormati KaidahKemudahan tidak pernah dijadikan alasan untuk menyimpang dari standar akuntansi maupun ketentuan perpajakan.
Bertumbuh Bersama PemakaiMasukan dari pemakai di lapangan menjadi bahan penyempurnaan yang utama.

4. Untuk Siapa Booku Ditujukan

KelompokYang Booku Tawarkan
Perusahaan menengahKemampuan setara aplikasi kelas besar, dengan kerumitan dan biaya yang masuk akal
Pemilik usahaKondisi keuangan yang dapat dilihat kapan saja tanpa harus menguasai akuntansi
Staf accountingAlat kerja yang mengurangi pekerjaan berulang dan memperkecil peluang salah catat
Konsultan akuntansi & pajakAlat yang seragam untuk menangani banyak klien sekaligus
Perusahaan dengan transaksi mata uang asingMulticurrency yang tertanam sejak awal, bukan sebagai tambahan

5. Arah Pengembangan

Booku dikembangkan secara bertahap dan terukur, dengan urutan yang disengaja:

  1. Pengujian di lapangan — dipakai lebih dulu oleh perusahaan-perusahaan nyata dengan persoalan yang nyata.
  2. Penyempurnaan dari masukan — setiap masukan pemakai ditindaklanjuti, diperbaiki, lalu diuji kembali.
  3. Persiapan menuju pasar luas — kematangan fitur, infrastruktur, dan dukungan pemakai.
  4. Menjangkau pasar yang lebih luas — perusahaan menengah dan kecil di seluruh Indonesia.

Urutan ini dipilih dengan sadar. Ketika Booku akhirnya menjangkau pasar yang lebih luas, yang ditawarkan adalah produk yang sudah terbukti bekerja di keadaan sebenarnya — bukan produk yang baru terbukti di atas kertas.


6. Dokumen Terkait

TopikHalaman
Kisah lahirnya Booku & sosok di baliknyaLatar Belakang Booku
Keunggulan Booku dibanding aplikasi lainKeunggulan Booku
Deskripsi & tutorial menuDeskripsi Aplikasi Booku

Terakhir diperbarui: 19-08-2026