Pembelian Termin
1. Identitas Menu
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Nama Menu | Pembelian Termin |
| Lokasi (Tahun NORMAL) | Sidebar → Buku Pengawasan → Termin → Pembelian |
| Lokasi (Tahun LAMPAU) | Sidebar → Data Awal → Termin → Pembelian |
| Ikon | 🧾 (Receipt) |
| Tipe Halaman | List / Dashboard (tab internal per mata uang) |
| Mode Pemakaian | Tahun NORMAL: Read + Catat Invoice Tahap. Tahun LAMPAU: input data awal (Tambah/Edit/Hapus Pesanan + Invoice tahap). |
| Fitur | Tambah Invoice Termin, Export. Khusus LAMPAU: Tambah Pesanan, Edit Pesanan, Hapus Pesanan. |
| Filter | Mata Uang (tab), Pencarian (Nomor Pesanan/Invoice/Supplier) |
| Hak Akses | Direktur ke atas |
Menu untuk memantau pembelian dengan pembayaran bertahap (termin) ke supplier — dari uang muka sampai pelunasan. Setiap pesanan termin tampil sebagai satu baris ringkas, lengkap dengan progres tiap tahap dan saldo uang muka yang belum diakui sebagai biaya/persediaan.
2. Deskripsi Singkat
Pembelian Termin memantau pesanan pembelian yang dibayar bertahap: Uang Muka → Termin 1 → Termin 2 → Pelunasan. Sumber datanya adalah Pesanan Pembelian (PO) bermetode Termin — semua pesanan tampil di sini, baik yang sudah ada invoice-nya maupun belum.
Yang dipantau utama adalah saldo Uang Muka Pembelian: uang yang sudah Anda bayarkan ke supplier di tahap awal belum diakui sebagai biaya atau persediaan (masih berupa uang muka/harta), dan baru diakui penuh saat pelunasan. Booku menyajikannya per mata uang — Rupiah untuk lokal, dan 7 mata uang asing untuk impor — dalam tab terpisah yang bisa dibuka bersamaan.
3. Sekilas Keunggulan
Apa yang membuat menu ini istimewa di Booku:
- Pantau semua pembelian bertahap dalam satu layar — tiap pesanan tampil utuh per baris (tanggal/nomor/nilai tiap tahap), 8 mata uang sebagai tab.
- Akuntansi termin yang benar otomatis — uang muka belum diakui biaya/persediaan; diakui penuh saat pelunasan, tanpa hitung manual.
- Saldo uang muka terkonsiliasi real-time — total dari daftar selalu dicocokkan dengan buku besar; selisih langsung terlihat.
- Catat invoice tahap langsung dari daftar — 1 klik dari baris pesanan, tahap berikutnya & supplier terisi otomatis.
📖 Detail lengkap:
Keunggulan Pembelian Termin di Booku
4. Kegunaan
Anda perlu pakai menu ini saat:
| Skenario | Aksi yang Dilakukan |
|---|---|
| Lihat semua pembelian termin yang sedang berjalan | Buka halaman, pilih mata uang |
| Cek total uang muka yang sudah dibayar ke supplier | Lihat Bar Saldo di atas tabel |
| Tahu pesanan mana yang belum ada invoice sama sekali | Lihat kolom Jumlah Invoice = 0 / keterangan “Belum Ada Invoice” |
| Tahu pesanan mana yang belum Anda bayar | Lihat kolom Jml Belum Bayar |
| Catat invoice tahap berikutnya untuk sebuah pesanan | Menu ⋮ baris pesanan → Tambah Invoice Termin |
| Cek apakah saldo uang muka cocok dengan buku besar | Lihat Bar Saldo → “Selisih” |
| (Setup awal) Catat termin yang sudah berjalan sebelum pakai Booku | Tahun LAMPAU → Tambah Pesanan + Invoice tahap |
5. Pra-syarat
| Pra-syarat | Catatan |
|---|---|
| Tahun Buku aktif sudah dipilih | Data termin per tahun buku terpisah |
| Supplier terdaftar di Data Lawan Transaksi | Diperlukan saat membuat pesanan/invoice |
| Ada Pesanan Pembelian bermetode Termin | Sumber data halaman ini. Di tahun NORMAL, pesanan dibuat di menu Pesanan Pembelian; di tahun LAMPAU, lewat tombol Tambah di halaman ini |
| Untuk Impor: Kurs Bank Indonesia | Booku ambil otomatis; tidak perlu input manual |
6. Cara Mengoperasikan
6.1 Membuka Halaman & Memilih Mata Uang
- Dari sidebar, buka Buku Pengawasan → Termin → Pembelian
- Klik tombol [+] (atau pilih lewat selector mata uang di header)
- Pilih Lokal (IDR) atau Impor lalu mata uangnya (USD/AUD/JPY/CNY/EUR/SGD/GBP)
- Tab mata uang terbuka. Anda bisa membuka beberapa mata uang sekaligus dan berpindah antar tab
6.2 Memantau Pembelian Termin
Setelah halaman terbuka:
- Bar Saldo di atas tabel menampilkan:
- Saldo Berdasarkan List — total uang muka dari daftar pesanan
- Saldo Berdasarkan COA — saldo akun Uang Muka Pembelian di buku besar
- Selisih — idealnya 0 (hijau); merah bila ada selisih
- Untuk Impor: juga total dalam mata uang asing + konversi Rupiah
- Tabel utama: setiap baris = 1 pesanan termin, dengan kolom Nilai Pesanan, Jumlah Invoice, Sisa Belum Invoice, Jml Pembayaran, Jml Belum Bayar, lalu rincian tiap tahap (Uang Muka / Termin 1 / Termin 2 / Pelunasan), Saldo Uang Muka, dan Keterangan status
- Baris paling bawah Jumlah = total seluruh kolom angka
- Gunakan kotak Cari untuk menyaring berdasarkan Nomor Pesanan, Nomor Invoice, atau Supplier
6.3 Mencatat Invoice Tahap (dari Daftar)
Untuk mencatat tagihan tahap berikutnya sebuah pesanan:
- Pada baris pesanan, buka menu ⋮ (atau klik kanan baris)
- Pilih Tambah Invoice Termin
- Form invoice terbuka dengan pesanan sudah dimuat otomatis — supplier, produk, dan persentase tahap terisi; sistem menentukan sendiri tahap berikutnya yang belum ditagih
- Klik Hitung untuk melihat nilai porsi tahap, lalu Simpan
- Untuk menerbitkan jurnalnya, gunakan Dorong ke Jurnal seperti pada invoice biasa (di halaman Invoice Pembelian)
Pencatatan invoice tahap juga bisa dilakukan dari menu Invoice Pembelian (mode Dengan Pesanan → Termin). Keduanya menghasilkan invoice yang sama — lewat daftar ini hanya lebih cepat karena pesanan langsung termuat.
6.4 (Hanya Tahun LAMPAU) Input Data Awal Termin
Saat setup awal — mencatat pembelian termin yang sudah berjalan sebelum memakai Booku:
- Buka Sidebar → Data Awal → Termin → Pembelian
- Klik tombol Tambah di header → pilih Jenis Produk (Barang / Jasa / Barang & Jasa / Jasa Konstruksi)
- Form Pesanan terbuka (metode sudah dikunci Termin). Isi data pesanan + persentase tiap tahap, lalu Simpan
- Pada baris pesanan yang baru, buka menu ⋮ → Tambah Invoice Termin untuk mencatat tahap-tahap yang sudah terjadi (uang muka, termin) hingga kondisi saat ini
- Ulangi untuk semua pesanan termin yang masih berjalan
Di Tahun LAMPAU tidak ada penjurnalan — data yang Anda input menjadi saldo awal. Setelah Tutup Buku, saldo uang muka otomatis terbawa ke tahun berikutnya.
6.5 (Hanya Tahun LAMPAU) Edit / Hapus Pesanan
- Buka menu ⋮ baris pesanan → Edit Pesanan atau Hapus Pesanan
- Tombol ini hanya aktif untuk pesanan yang belum ada invoice-nya. Bila pesanan sudah punya invoice tahap, tombol tampil tapi nonaktif (hapus/ubah invoice-nya dulu)
7. Penjelasan Field/Input
7.1 Kolom Tabel Utama
| Kolom | Arti |
|---|---|
| Supplier | Pemasok pesanan |
| Nama Barang/Jasa | Produk pesanan (gabungan bila lebih dari satu) |
| No. PO / Tgl PO | Nomor & tanggal pesanan |
| Jml PO | Nilai penuh pesanan |
| Jumlah Invoice | Total yang sudah ada invoice-nya (0 bila belum ada) |
| Sisa Belum Invoice | Nilai pesanan yang belum ditagih supplier |
| Jml Pembayaran / Jml Belum Bayar | Berapa dari nilai tagihan DPP yang sudah dibayar vs yang belum. PPN tidak ikut dihitung, sehingga Jml Pembayaran tidak akan melebihi Jumlah Invoice (bila tagihan lunas penuh, Jml Belum Bayar = 0) |
| Tiap tahap (Uang Muka/Termin 1/Termin 2/Pelunasan) | Tanggal, Nomor Invoice, dan Nilai porsi tahap |
| Saldo Uang Muka | Uang muka yang belum diakui sebagai biaya/persediaan (0 setelah pelunasan) |
| Keterangan | Status: Belum Ada Invoice / Berjalan / Pelunasan / Selesai |
7.2 Tab & Pencarian
| Kontrol | Kegunaan |
|---|---|
| Tab Mata Uang | Lokal (IDR) + 7 mata uang asing |
| Kurs (Impor) | Auto dari Bank Indonesia; bisa di-override + tombol “Hitung” |
| Cari | Nomor Pesanan / Nomor Invoice / Supplier |
8. Cara Kerja di Balik Layar
Halaman ini tidak menyimpan data sendiri — ia merangkai data dari Pesanan Pembelian termin, Invoice tahap, dan pembayaran, lalu menyusunnya menjadi satu baris per pesanan.
Saldo Uang Muka dihitung mengikuti kaidah akuntansi pembelian termin: tiap tahap sebelum pelunasan menambah uang muka (uang muka dibayar di muka ke supplier); saat pelunasan, uang muka ditutup dan biaya/persediaan diakui penuh. Karena itu, setelah pelunasan, saldo uang muka pesanan tersebut menjadi nol.
Bar Saldo membandingkan total uang muka menurut daftar dengan saldo akun Uang Muka Pembelian di buku besar, agar catatan operasional dan laporan keuangan selalu konsisten.
Catatan untuk akuntan: yang masuk hitungan saldo (di tahun berjalan) hanya invoice tahap yang sudah dijurnalkan. Invoice yang belum di-Dorong ke Jurnal tetap tampil di tabel, tetapi belum memengaruhi saldo buku besar.
9. Hubungan dengan Menu Lain
| Menu Terkait | Hubungan |
|---|---|
| Pesanan Pembelian (PO) | Sumber pesanan termin. Di tahun NORMAL, pesanan dibuat di sana. |
| Invoice Pembelian | Tempat mencatat & menjurnalkan invoice tahap (bisa juga dari daftar ini). |
| Bukti Pengeluaran Bank/Cash | Pencatatan pembayaran tiap tahap (untuk kolom Jml Pembayaran). |
| Buku Besar | Saldo akun Uang Muka Pembelian muncul di sini. |
| Data → Lawan Transaksi | Sumber supplier. |
| Tutup Buku Tahunan | Saat tutup tahun, pesanan termin yang belum tuntas otomatis terbawa ke tahun baru beserta seluruh keluarganya (pesanan + invoice tahap + status) — Anda tinggal lanjutkan pelunasannya tanpa input ulang. Yang sudah tuntas tidak ikut terbawa. |
| Validasi Saldo Awal | Saldo Uang Muka Pembelian (8 COA 11700-11707) ikut serta otomatis di halaman rekonsiliasi terpusat — pantau Selisih antara catatan menu vs buku besar di satu layar bersama kategori Buku Pengawasan lain. |
10. Catatan & Pitfalls
| Pitfall | Penjelasan |
|---|---|
| Pesanan tampil walau belum ada invoice | Memang disengaja — semua pesanan termin ditampilkan. Yang belum ada invoice akan ber-Jumlah Invoice 0 dan Sisa Belum Invoice = Nilai Pesanan. |
| Selisih ≠ 0 di Bar Saldo | Termin yang belum tuntas otomatis terbawa saat Tutup Buku, jadi saldo awal tahun baru semestinya sudah benar. Bila masih ada selisih, biasanya karena ada invoice tahap yang belum di-Dorong ke Jurnal, atau penyesuaian manual. Bila ragu, konsultasikan ke akuntan Anda. |
| Saldo Uang Muka tetap besar walau sudah bayar banyak | Saldo uang muka hanya berkurang saat pelunasan dicatat — bukan saat kas dibayar. Pembayaran tahap awal menambah uang muka, bukan menguranginya. |
| Di LAMPAU tombol Edit/Hapus Pesanan nonaktif | Pesanan tersebut sudah punya invoice tahap. Hapus/ubah invoice-nya dulu, baru pesanan bisa diubah. |
| Pesanan baru tidak muncul | Pastikan metode pembayaran pesanan = Termin dan mata uangnya sesuai tab yang dibuka. |
11. FAQ
Q: Apa beda menu ini dengan Hutang Usaha? A: Hutang Usaha memantau tagihan supplier yang belum dibayar (sisi hutang). Pembelian Termin memantau uang muka yang sudah dibayar tapi belum jadi biaya/persediaan (sisi uang muka). Satu pesanan termin bisa muncul di kedua buku dengan sudut pandang berbeda.
Q: Kenapa pesanan yang sudah lunas (pelunasan terbit) Saldo Uang Muka-nya 0? A: Karena saat pelunasan, biaya/persediaan diakui penuh dan uang muka ditutup — itu perilaku yang benar. Barisnya tetap tampil sebagai riwayat.
Q: Apakah saya wajib mencatat invoice dari halaman ini? A: Tidak. Anda bisa juga lewat menu Invoice Pembelian (Dengan Pesanan → Termin). Lewat daftar ini hanya lebih cepat.
Q: Termin saya uang mukanya tahun ini, pelunasannya tahun depan. Apakah datanya hilang saat ganti tahun buku? A: Tidak. Saat Tutup Buku Tahunan, pesanan termin yang belum selesai otomatis terbawa ke tahun baru — lengkap dengan pesanan, semua invoice tahap, dan status pembayarannya. Anda tinggal mencatat pelunasannya di tahun baru.
12. Lihat Juga
| Topik | Dokumen |
|---|---|
| Keunggulan menu ini | Keunggulan Pembelian Termin |
| Mencatat invoice termin | Invoice Pembelian |
| Memantau tagihan supplier belum dibayar | Hutang Usaha |
| Termin di sisi penjualan | Penjualan Termin |
| Rekonsiliasi terpusat | Validasi Saldo Awal |
Terakhir diperbarui: 30-06-2026