Keunggulan: Buku Pembelian
1. Identitas Menu
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Nama Menu | Buku Pembelian |
| Lokasi (Tahun NORMAL) | Sidebar → Pembelian → Buku Pembelian |
| Sifat | Laporan — hanya menampilkan, tidak mengubah data |
| Deskripsi User-Facing | Buku Pembelian |
Menu ini adalah catatan lengkap seluruh pembelian perusahaan dalam satu tahun buku — tempat Anda menelusuri, memeriksa, dan mengekspor riwayat pembelian tanpa perlu membuka satu per satu invoicenya.
2. Ringkasan Keunggulan
| # | Keunggulan | Tagline Singkat | Tier 2 Terkait |
|---|---|---|---|
| 1 | Satu Halaman untuk Seluruh Pembelian | Semua invoice setahun, lengkap dengan totalnya | #01, #08 |
| 2 | Rantai Dokumen Tersaji Sebaris | Invoice, Surat Jalan/BAST, dan PO-nya dalam satu baris | #08 |
| 3 | Penanda Jatuh Tempo Otomatis | Langsung terlihat mana yang sudah jatuh tempo | #02 |
| 4 | Lokal & Impor Terpisah Rapi | Tiap mata uang tampil dengan format yang tepat | #03, #10 |
3. Detail per Keunggulan
3.1 Satu Halaman untuk Seluruh Pembelian
Apa: Seluruh invoice pembelian dalam satu tahun buku tersaji sebagai daftar — satu baris per invoice — ditutup baris TOTAL di bawahnya.
Bagaimana:
- Nilai-nilai penting berjajar dalam satu baris: Jumlah Harga, Diskon, DPP, PPN, PPh Dipotong, Biaya Lainnya, Tagihan Bruto, Retur, hingga Tagihan Netto.
- Baris TOTAL dihitung dari seluruh data, bukan hanya halaman yang sedang tampil — jadi angkanya tetap benar meski Anda berpindah halaman.
- Saring cepat lewat Jenis Produk, Supplier, Bulan, Jatuh Tempo, atau kotak pencarian (nomor invoice, nama supplier, nomor faktur pajak). Totalnya ikut menyesuaikan hasil saringan.
- Lebar kolom bisa Anda atur sendiri dan tersimpan — tiap kali membuka lagi, tampilannya sesuai kebiasaan Anda.
Mengapa ini keunggulan: Memeriksa riwayat pembelian biasanya berarti membuka invoice satu per satu, atau menyalin ke spreadsheet lalu menjumlahkan manual. Di sini semuanya sudah tersusun dan tertotal — siap dibaca maupun diekspor.
📄 Cross-ref: #01 Realtime Financial Accuracy, #08 Simple for User
3.2 Rantai Dokumen Tersaji Sebaris
Apa: Tiap baris invoice membawa serta dokumen asalnya — Nomor & Tanggal Surat Jalan/BAST, Nomor & Tanggal PO, sampai Kode Project.
Bagaimana:
- Booku menelusuri sendiri rantai dokumennya, jadi Anda tidak perlu membuka menu Surat Jalan atau PO untuk mencocokkan.
- Bila satu invoice menagih beberapa Surat Jalan/BAST sekaligus, semuanya ditampilkan berderet dalam sel yang sama — bukan hanya yang pertama.
- Untuk pembelian bertahap (termin) yang menagih langsung dari PO tanpa Surat Jalan, nomor dan tanggal PO-nya tetap tampil.
- Butuh melihat jurnal yang terbentuk dari sebuah invoice? Klik kanan barisnya (atau tombol ⋮) → Lihat Jurnal.
Mengapa ini keunggulan: Pertanyaan audit yang paling sering muncul — “invoice ini asalnya PO yang mana?” — terjawab tanpa berpindah menu. Penelusuran yang biasanya butuh tiga layar, cukup satu baris.
📄 Cross-ref: #08 Simple for User
3.3 Penanda Jatuh Tempo Otomatis
Apa: Tiap invoice menampilkan masa jatuh tempo-nya sekaligus statusnya — sudah jatuh tempo atau belum — dihitung sendiri oleh Booku.
Bagaimana:
- Masa jatuh tempo bisa ditetapkan dalam hitungan hari (mis. “30 hari”) maupun tanggal tertentu. Booku memahami keduanya dan menghitung tanggal efektifnya sendiri.
- Status Belum JT / Sudah JT dibandingkan terhadap tanggal hari ini — tidak perlu Anda hitung manual.
- Ada filter khusus jatuh tempo: tampilkan hanya yang sudah jatuh tempo untuk menyusun prioritas pembayaran, atau yang belum untuk memperkirakan kebutuhan kas ke depan.
Mengapa ini keunggulan: Menentukan mana yang harus dibayar lebih dulu adalah pekerjaan rutin yang rawan terlewat. Di sini jawabannya tinggal disaring, bukan dihitung ulang tiap kali.
📄 Cross-ref: #02 Automatic Everything
3.4 Lokal & Impor Terpisah Rapi
Apa: Pembelian Lokal dan Impor menempati tab terpisah, masing-masing dengan format angka dan kolom yang sesuai.
Bagaimana:
- Tab Lokal menampilkan nilai dalam Rupiah penuh; tab Impor menampilkan mata uang asing beserta desimalnya — sesuai cara nilai itu memang dicatat.
- Kolom Mata Uang dan Kurs hanya muncul di tab Impor, sehingga tampilan Lokal tidak dipenuhi kolom yang selalu kosong.
- Tiap tab menyimpan saringan dan lebar kolomnya sendiri, jadi berpindah tab tidak mengacaukan pengaturan yang sudah Anda buat.
- Export Excel mengikuti tab yang sedang aktif — hasilnya sudah terpisah sejak awal, tanpa perlu disortir ulang.
Mengapa ini keunggulan: Mencampur Rupiah dan mata uang asing dalam satu tabel membuat kolomnya separuh kosong dan angkanya mudah salah baca. Pemisahan ini membuat tiap tampilan hanya berisi yang relevan.
📄 Cross-ref: #03 Multicurrency, #10 UI Dinamis Kontekstual
4. Nilai Tambah untuk User
Buku Pembelian mengubah pekerjaan yang biasanya bersifat mengumpulkan menjadi sekadar membaca. Riwayat pembelian, rantai dokumennya, posisi pajaknya, dan status jatuh temponya sudah tersusun dalam satu tampilan yang bisa disaring dan diekspor — cocok untuk pemeriksaan bulanan, persiapan audit, maupun menyusun prioritas pembayaran ke supplier.
Karena sifatnya hanya menampilkan, menu ini juga aman dibuka-tutup sesering apa pun: tidak ada tombol yang bisa mengubah data secara tidak sengaja.
5. Dokumentasi Terkait
| Dokumen | Kaitan |
|---|---|
Keunggulan Invoice Pembelian | Menu tempat data ini dibuat & dikelola |
Keunggulan PO Pembelian | Dokumen hulu yang ikut tampil di tiap baris |
Keunggulan Surat Jalan Pembelian | Bukti terima yang menghubungkan PO ke Invoice |
Deskripsi Buku Pembelian | Panduan pemakaian untuk user |
Terakhir diperbarui: 09-09-2026